Tafakur: Terperangkap Hujan

Indah sekali
 Ketika rintikan rahmatmu berturut jatuh
 Iramanya bak menabuh hati
 Dan sayup terdengar gema
Bunyian anak ramai belajar menyebut namaMu
 Orang khusyuk membaca firmanMu
 Para tetua terpekur mengingatMu
Di rumahMu saat hujan ini
 Aku merasakan basuh sejuk nurani
 Bersama para hamba yang bertakdir sama
 Mungkin karena Engkau rindu dengan kami
 Atau kami yang sebenarnya rindu
Maka biarkanlah sejenak lebih lama disini..
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s