Jumatulis #9 Jembatan Itu

Pada jembatan rindu yang kau buat
 Tertatih coba menyeberang
 Membawa ransel yang memuat kenangan kita
 Dalam stoples yang berisi rerupa manisan cinta
 Bersama menikmatinya denganmu
 Menjadi foto kehidupan yang indah
Kini ku mengumpulkan kayu
 Menumpuk dan nyalakan api
 Berdoa itu cukup untuk membakar
 Jembatan sampai serpih tersisa
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s