Kutipan-kutipan yang Patut Direnungi dari Bumi Manusia

Bumi Manusia, Tetralogi Buru, Pramoedya Ananta Toer
Bumi Manusia, Cetakan Ketiga, Hasta Mitra, 1980.

Bumi manusia adalah salah satu bagian dari tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer. Bercerita mengenai minke dan ber-setting waktu pada akhir abad 19 di Indonesia zaman kolonialisme Belanda, yang menggambakan situasi sosial budaya yang terjadi saat itu. Seperti kita ketahui, minke yang merupakan tokoh utama dalam cerita ini adalah imajinasi Pram terhadap tokoh yang benar-benar ada, salah satu tokoh pejuang pergerakan nasional modern di Indonesia Raden Tirto Adi Suryo.

Dari sini juga dapat dilihat keluasan pengetahuan Pram terkait setiap aspek dalam cerita, yang diwakilkan oleh dialog setiap tokohnya. Berikut adalah beberapa kutipan yang menurut saya patut direnungkan dan masih relevan sampai saat ini:

Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri. ~Nyai Ontosoroh

Seorang pelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan. Itulah memang arti terpelajar itu. ~Jean Marais

…kasihan hanya perasaan orang yang berkemauan baik yang tidak mampu berbuat. Kasihan hanya satu kemewahan, atau satu kelemahan. Yang terpuji memang dia yang mampu melakukan kemauan baiknya. ~Jean Marais

…Hidup bisa memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima. ~Nyai Ontosoroh

Sekali dalam hidup orang harus menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa-apa. ~Nyai Ontosoroh

…semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. Kan itu tidak terlalu sulit dipahami? Kalau orang tak tahu batas, Tuhan akan memaksanya tahu dengan cara-Nya sendiri. ~Ibunda Minke

Mereka merasa seperti bangsa tiada tara di dunia ini bila berada diantara mereka sendiri. Begitu di dekat seorang Eropa, seorang saja, sudah melata, bahkan mengangkat pandang pun tak ada keberanian lagi. ~Herbert de la Croix

Kau akan berhasil dalam setiap pelajaran, dan kau harus percaya akan berhasil, dan berhasillah kau; anggap semua pelajaran mudah, dan semua akan jadi mudah; jangan takut pada pelajaran apa pun, karena ketakutan itu sendiri kebodohan awal yang akan membodohkan semua. ~Nenenda Minke

Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian hanya tinggal hewan yang pandai. ~Magda Pieters

Lukisan adalah sastra dalam warna-warni. Sastra adalah lukisan dalam bahasa. ~Magda Pieters

Mereka berdua, Raden Tirto Adi Suryo adalah tokoh pejuang bangsa yang nyaris terlupakan oleh sejarah bangsa serta Pramoedya Ananta Toer yang karya-karyanya sempat dibungkam oleh rezim adalah salah satu sumber dari sekian banyak sumber inspirasi bangsa yang dapat kita peroleh pelajaran baik dari kisah hidup dan karyanya.

Iklan

7 thoughts on “Kutipan-kutipan yang Patut Direnungi dari Bumi Manusia”

  1. Hmmm bagus juga ya, biar kalimat2 dan pesan bagus, tiap habis baca, better bikin resensi dan hal yg terkenang,, dan terdokumentasi
    #jd terinspirasi
    Udh lama jg ya Mas Yoga ngeblognya, ini tulisan 2014 lho.. Hmm msh newbie 😢😢😢

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s