4 Perusahaan Consumer Goods Terbaik Indonesia

blog jobplanet

Setelah pada tulisan sebelumnya membahas mengenai pengenalan industri fast moving consumer goods, kali ini akan coba diperkenalkan perusahaan-perusahaan yang berkecimpung di industri tersebut. Perusahaan – perusahaan ini ada yang levelnya internasional/multinational corporation atau perusahaan consumer goods nasional. Perusahaan – perusahaan ini menguasai pasar konsumsi dengan produk unggulannya. Mereka menjadi market leader karena merupakan pioneer produk atau perusahaan yang pertama kali mengenalkan produknya ke pasar dan menguasai benak konsumen.

Kita bisa lihat contoh Aqua untuk air mineral, Odol (yang sebenarnya merupakan merek pasta gigi dari Jerman) untuk pasta gigi. Mereka adalah pelopor dan yang pertama memasarkan produknya ke Indonesia. Alhasil, brand mereka menjadi identik dengan produk tersebut. Masyarakat mengasosiasikan produk dengan menyebut brand mereka. Bahkan pada daerah tertentu, terdapat penyebutan salah satu merek sepeda motor sebagai asosiasi dari sepeda motor merk apapun.

Tidak hanya perusahaan consumer goods luar yang merajalela di pasar barang konsumsi Indonesia. Di bawah ini adalah 4 perusahaan consumer goods nasional yang beberapa produknya masuk daftar 10 merek terbaik 2014 dari Kantar Worldpanel Indonesia:

  1. Indofood
ekonomi.metrotvnews

Siapa yang tidak kenal dengan produsen mie instan sejuta umat ini? Perusahaan yang didirikan oleh Lim Sioe Liong (Sudono Salim) ini adalah pemilik merek indomie, yang mendominasi pasar mie instan Indonesia dan memiliki brand positioning yang kuat di Afrika.

Indofood didukung oleh kekuatan Salim Grup yang menaunginya, dengan lini usaha yang bisa dibilang raksasa di bidangnya masing-masing. Bank Central Asia, Indocement dan Indomobil adalah beberapa diantara anak usaha Salim Grup selain Indofood. Pasca krisis moneter 1998, konglomerasi ini mengalami kesulitan keuangan yang memaksa keluarga Salim melepas kepemilikan beberapa perusahaan, namun tetap menyisakan Indofood dan Bogasari dalam kendali mereka.

Kini perusahaan dinahkodai oleh generasi kedua keluarga Salim, Liem Hong Sien (Anthony Salim) dan semakin berkembang dengan semakin terintregasinya lini konglomerasi grup, mulai dari hulu sampai hilir bisnis: agribisnis, tepung terigu, produk makanan hingga jalur distribusinya.

Varian produk Indofood mulai dari minyak goreng (Bimoli, Palmia), tepung Bogasari sampai dengan mie instan (Indomie, Supermi, Sarimi).

  1. Wings
linkedln

Berawal dari pabrik rumahan yang memproduksi sabun colek di pinggiran Surabaya, Wings yang didirikan oleh Oen Jong Khing (Johannes Ferdinand Katuari) dan Tan Siek Miauw (Harjo Sutanto) pada tahun 1949 kemudian berkembang menjadi sebuah konglomerasi.

Pada 1989, Wings berkongsi bersama Lion Corp dari Jepang untuk memproduksi dan memasarkan Emeron, Ciptadent dan Mama. Bidang usaha konglomerasi ini meliputi keramik, keuangan dan investasi, gypsum dan semen fiber serta properti. Hingga sekarang, varian produk barang konsumsi Wings mencakup So Klin sebagai merek pembersih, sabun mandi Nuvo sampai dengan Mie Sedap dan Top Coffee.

Dengan varian produknya tersebut, Wings dapat bersaing ketat dengan Unilever dan Procter & Gamble (P&G) di kategori produk toiletris (sabun, pasta gigi, deterjen, dsb) dan juga Indofood di kategori produk mi instan.

  1. Kapal Api
bilkyt.blogspot

Goe Soe Loet memulai sebuah usaha yang kelak akan menjadi kerajaan bisnis kopi dengan berjualan kopi bubuk sederhana di Surabaya pada tahun 1920-an. Generasi keduanya mulai mengembangkan bisnis kopinya dengan memakai merek Kapal Api pada tahun 1957, dan kemudian mendirikan PT Santos Jaya Abadi.

Merek-merek yang bernaung di bawah perusahaan ini adalah: Kapal Api, Good Day, Excelso, Kopi Ya, Kopi ABC, Fresco, Kopi Kapten dan Kopi Santos. Kapal Api juga memiliki merek untuk produk sereal, yaitu Ceremix. Untuk produk permen ada Relaxa dan Espresso, sedangkan untuk kategori biskuit memiliki merek Delby’s Kopyor dan Oatbits.

Perusahaan juga merambah bisnis kafe dengan Excelso Cafe. Bagian distribusi ditangani dengan mendirikan PT Fastrata Buana untuk distribusi produk ke seluruh Indonesia, PT Sulotco Jaya Abadi yang mengelola perkebunan kopi dan PT Weiss Tech untuk pembuatan mesin produksi kopi. Sampai dengan Juli tahun 2016, Kapal Api menguasai sampai dengan 60% pangsa pasar Indonesia.

  1. Mayora
warnerin

Biskuit Roma dan permen Kopiko adalah satu produk paling populer Mayora. PT Mayora Indah Tbk didirikan pada tahun 1977 hingga sekarang menjadi salah satu perusahaan consumer goods nasional terkemuka. Produk-produknya meliputi biskuit, permen, wafer, coklat, sereal, kopi, bubur instan, mi instan dan minuman.

Mayora memanfaatkan momentum diperbolehkannya TVRI yang saat itu merupakan satu-satunya stasiun televisi di Indonesia menayangkan iklan komersil dengan memasang iklan biskuit Roma sehingga produk ini meledak di pasaran pada akhir 1970-an. Dan Kopiko sebagai pelopor produk permen kopi pada akhir 1980-an menguasai pasar karena belum ada produk sejenis di pasaran.

Jogi Hendra Atmadja selaku bos Mayora Group naik dari peringkat 44 ke peringkat 35 dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes tahun 2015. Keluarga Hendra adalah generasi ketiga dari imigran Cina yang memulai produksi biskuit pada 1970. Kini, produk Mayora Group telah dieskpor ke 54 negara.

Empat perusahaan di atas adalah perusahaan consumer goods yang mampu bersaing dengan perusahaan consumer goods asing di Indonesia. Produk mereka tidak hanya silih berganti bersaing dengan produk-produk mutakhir multinational corporation, tapi juga sanggup bereskpansi di pasar internasional.

Iklan

2 thoughts on “4 Perusahaan Consumer Goods Terbaik Indonesia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s